Wednesday, October 16, 2013

Pengertian Letak Astronomis, Geografis, Geologis, dan Kultur Historis

Letak wilayah dapat di tinjau dari beberapa macam segi, yaitu segi astronomis, geografis, geologis, dan kultur historis (sejarah budaya).
Letak Astronomis
Letak astronomis adalah letak suatu negara atau wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujurnya. Berdasarkan letak astronomisnya kepulauan Indonesia terletak antara 6"LU sampai 11"LS dan 95"BT sampai 141”BT. Wilayah Indonesia paling barat yaitu Pulau We di ujung utara Pulau Sumatera pada 95"BT. Wilayah Indonesia paling timur adalah kota Merauke terletak pada 141”BT. Wilayah Indonesia paling utara adalah Pulau We juga terletak pada 6”LU, dan paling selatan adalah Pulau Roti di NTT terletak pada 11"LS. Akibat letak astronomis Indonesia itu adalah:
1. Seluruh wilayah kepulauan Indonesia terletak di sekitar garis Khatulistiwa beriklim panas (tropik)
2. Banyak turun hujan
3. Wilayah Indonesia terbagi menjadi 3 daerah waktu yaitu: Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT)

Letak Geografis
Letak geografis adalah letak suatu negara atau wilayah dilihat dari kenyataannya di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, wilayah kepulauan Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta antara Samudera Hinda dan Samudera Pasifik.
Akibat dari letak geografis Indonesia tersebut adalah:
1. Iklim di wilayah Indonesia bersifat lembab
2. Dipengaruhi angin musim yang menyebabkan terjadinya pergantian musim antara musim hujan dan musim kemarau.
3. Posisi Indonesia berada di posisi silang antara dua Samudera dan dua Benua.
4. Indonesia menjadi jalur silang lalu lintas dunia yang sangat ramai.
5. Sangat rawan terhadap pengaruh sistem budaya yang tidak sama dengan budaya Indonesia

Letak Geologis
Letak geologis adalah letak suatu wilayah berdasarkan keadaan geologinya. Berdasarkan keadaan geologinya, kepulauan I ndonesia dapat dibagi menjadi 3 daerah, yaitu :
1. Daerah dangkalan Sunda
2. Daerah dangkalan Sahul
3. Daerah antara dangkalan Sunda dan dangkalan Sahul
Indonesia bagian barat merupakan bagian dari Benua Asia, Indonesia bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut daerah Wallace. Dilihat dari segi jalur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda. Pegunungan di Indonesia bagian barat merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan Indonesia bagian timur merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.
Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:
1. Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
2. Laut di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah lautnya dalam.
3. Indonesia menyimpan banyak barang tambang mineral
4. Wilayah Indonesta termasuk daerah yang labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik
5. Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik

Letak Kultur Historis
Letak Kultur historis adalah letak suatu wilayah di tinjau dari segi sejarah sebaran kebudayaannya. Indonesia menjadi pertemuan dari berbagai macam kebudayaan bangsa-bangsa di dunia, seperti kebudayaan Hindu, kebudayaan Islam, kebudayaan Cina, kebudayaan Eropa dan lain-lain. Akibat dari letak kultur historis tersebut adalah kebudayaan Indonesia menjadi beraneka ragam bentuknya. Tetapi keanekaragaman kebudayaan suku bangsa di Indonesia ternyata menjadi unsur-unsur yang sama yakni:
1. Persamaan dalam hukum adat
2. Persamaan dalam hal waris tanah
3. Persamaan nasib akibat penjajahan bangsa barat
4. Persamaan dalam upaya mewujudkan cita-cita bangsa.

Whenever I read the tape by the light of experience I made money, but when I made a fool play I had to lose. I was no exception was I?
Jesse Livermore

No comments:

Post a Comment